Kepemimpinan ENTP: Mewujudkan Sinergi Tim dan Mutu Layanan Kesehatan

 Nama: Yovita Juniati Christy

NIM: 22.P1.0030

a. Konteks dan latar belakang personal

Pada seseorang yang memiliki kepribadian ENTP (Extraverted, Intuitive, Thinking, dan Perceiving) sering digambarkan sebagai orang yang inovatif, pintar dan ekspresif. Dalam konteks kepemimpinan, ENTP dikenal dengan pemimpin yang aktif, giat dan strategis. Mereka memiliki wawasan yang luas dan pola pikir kritis sehingga mudah mengenali trend terkini serta peluang yang bisa dimanfaatkan, sekaligus mengidentifikasi kelemahan dan celah yang perlu diperbaiki. Meskipun terkadang spontan dan menyukai kesenangan, mereka cenderung tertarik mengambil peran kepemimpinan dalam berbagai organisasi berkat kemampuan alami mereka untuk memegang kendali dengan percaya diri.



Tipe kepribadian ENTP sangat serius dalam perkembangan pribadinya, sehingga mereka kerap mencari lingkungan yang menantang seperti melakukan kompetisi karena mereka menganggap bahwa kompetisi ini sebagai motivasi untuk mencapai kemajuan diri. Namun, salah satu tantangan terbesar dari ENTP adalah konsistensi dalam menyelesaikan apa yang telah dimulai. Mereka cenderung untuk memiliki banyak visi dan mewujudkan sekaligus visi tersebut sehingga dapat menghambat fokus.

Biasanya seseorang dengan tipe kepribadian ini sering kali mendorong orang lain untuk bekerja keras, karena mereka memiliki wawasan tentang hal-hal apa saja yang mampu mendorong dan memotivasi orang lain. ENTP cenderung menggunakan kelebihan debatnya sebagai kritik konstruktif untuk menggali berbagai perspektif dari tim, karena mereka percaya bahwa tantangan intelektual dapat mendorong inovasi. Namun, pendekatan yang mereka lakukan terkadang bisa menyinggung rekan kerja atau kelompok yang lebih sensitif.


b. Model kepemimpinan yang relevan

Model kepemimpinan bagi seseorang yang memiliki tipe kepribadian ENTP sangat cocok pada model democratic leadership atau gaya kepemimpinan demokratis, karena mereka suka berdiskusi, melakukan brainstorming serta mendorong tim untuk berkontribusi dengan ide-ide baru. ENTP memiliki ciri khas pada kepemimpinan demokratis ini, seperti melibatkan anggota tim dalam proses pengambilan keputusan, menerima masukan serta mendorong partisipasi yang aktif dari seluruh anggota kelompok. Alasan inilah yang membuat seorang ENTP relevan pada model kepemimpinan demokratis.

Pada saat melakukan diskusi dan umpan balik, ENTP sangat terbuka terhadap berbagai ide dan masukan. Mereka mendorong diskusi terbuka, bahkan perdebatan karena percaya bahwa adu argumen akan menghasilkan solusi terbaik. Dengan kemampuan komunikasi yang baik dan karisma alami, ENTP mampu menginspirasi dan memotivasi tim. Seorang ENTP cenderung mendelegasikan tugas dan memberi tim kepercayaan serta otonomi, seperti memberdayakan anggota tim agar berkembang dan mengambil tanggung jawab sendiri. Namun, kelemahan yang ada di ENTP sebagai pemimpin adalah mereka terkadang lebih fokus pada ide-ide baru sehingga meninggalkan proyek atau pekerjaan yang sedang berjalan. Selain itu, kecenderungan untuk berdebat bisa dianggap sebagai kritik yang berlebihan oleh beberapa anggota tim.


c. Model kepemimpinan untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk kegiatan lintas program penanganan TB-HIV

Model kepemimpinan yang dipilih untuk mendukung kegiatan lintas program penanganan TB-HIV di wilayah Puskesmas X adalah kepemimpinan demokratis. Dalam pelaksanaan penanganan TB-HIV dilakukan pembentukan tim yang terdiri dari advokasi, penggunaan tim, koordinasi lintas sektor, kolaborasi interprofesional, monitoring dan evaluasi.

Dalam pemilihan tim ini tentu saja dibutuhkan alasan yang relevan, pemimpin dengan model kepemimpinan demokratis akan mengajak tenaga kesehatan, dinas kesehatan kecamatan, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat sipil untuk bersama sama membuat strategi advokasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran serta dukungan masyarakat terhadap program. Selain itu, penguatan tim dilakukan dengan melibatkan anggota tim secara aktif dalam perencanaan, pelatihan bersama dan evaluasi rutin. Koordinasi lintas sektor diperlukan untuk melibatkan berbagai pihak terkait untuk menyelaraskan strategi dan sumber daya, sementara itu kolaborasi interprofesional terwujud melalui komunikasi terbuka antara dokter, perawat dan laboratorium agar pelayanan pasien TB-HIV berjalan dengan baik dan holistik. Monitoring dan evaluasi dilakukan agar hasil program dapat dianalisis bersama dan perbaikan dapat dilanjutkan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa tantangan yang mungkin akan dihadapi. Hambatan utama adalah keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas seperti kurangnya tenaga kesehatan serta ketersediaan obat dan alat diagnostik. Stigma dan diskriminasi terhadap pasien TB dan HIV juga masih tinggi sehingga dapat menghambat akses pasien ke layanan kesehatan dan kepatuhan mereka terhadap pengobatan. Namun, terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tantangan tersebut seperti peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan berkelanjutan dan kolaborasi interprofesional. Membangun kesadaran masyarakat dilakukan dari tim advokasi dengan melakukan kampanye pengurangan stigma sehingga dapat membuka peluang untuk deteksi dini dan kepatuhan pengobatan yang lebih baik. Selain itu, kemajuan teknologi informasi dan sistem pencatatan yang semakin baik dapat mendukung monitoring dan evaluasi program secara lebih akurat dan real time.

Untuk mengantisipasi tantangan dan memanfaatkan peluang tersebut, upaya yang bisa dilakukan yaitu:

  1. Mendorong pelatihan berkelanjutan dan pendampingan teknis bagi tenaga kesehatan agar kompetensi dalam penanganan TB-HIV meningkat.

  2. Pada kampanye dilakukan dengan melibatkan tokoh masyarakat, kepala desa atau pemuka agama sebagai mitra strategis guna menciptakan lingkungan yang lebih ramah.

  3. Koordinasi lintas sektor dioptimalkan melalui rapat rutin dan forum komunikasi agar sumber daya dan dukungan dapat tersalurkan dengan baik.


d. Model kepemimpinan untuk fasilitas kesehatan tingkat lanjut untuk peningkatan mutu

Model kepemimpinan demokratis yang dijalankan oleh pemimpin berkepribadian ENTP di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL) menggunakan salah satu sasaran keselamatan pasien dapat berupa partisipasi dan kolaborasi aktif, komunikasi terbuka dan pengambilan keputusan bersama yang efektif. Pemimpin dengan tipe ENTP cenderung mendorong semua keterlibatan kepada anggota tim medis seperti dokter, perawat dan staf pendukung dalam pengambilan keputusan berdasarkan protokol keselamatan. Dalam berkomunikasi, seorang ENTP dikenal dengan sifatnya yang kreatif. Biasanya karena sifat ini mereka cenderung akan memfasilitasi diskusi terbuka untuk mengidentifikasi potensi risiko dan mencari solusi inovatif dalam proses safety surgery seperti checklist pra-operasi, double check obat dan alat serta simulasi tim. Meskipun demokratis, pemimpin dengan tipe kepribadian ini mampu mengelola dinamika diskusi agar tetap fokus dan efisien, sehingga keputusan terkait keselamatan pasien dapat diambil tepat waktu.

Tantangan yang harus dihadapi oleh seorang ENTP seperti pengambilan keputusan yang lambat karena proses diskusi yang melibatkan banyak pihak, sehingga dalam situasi darurat bisa menghambat respons cepat. Selain itu, terdapat adanya peluang yaitu dalam mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan melalui ide dan masukan dari berbagai anggota tim yang beragam.


e. Kesimpulan

Seseorang dengan tipe kepribadian ENTP sangat cocok untuk menerapkan model kepemimpinan demokratis karena sifatnya yang terbuka terhadap ide baru dan mendorong diskusi di tim. Jika dikaitkan dalam konteks fasilitas medis, gaya kepemimpinan ini efektif untuk mendukung kolaborasi lintas program seperti penanganan TB-HIV di Puskesmas maupun di FKTL. keunggulan ENTP terletak pada inovasi, komunikasi dan kemampuan memotivasi tim, namun tantangan dari kepribadian ini adalah cenderung kurang konsisten dalam pengambilan keputusan yang bisa melambat akibat banyaknya diskusi dalam tim.


f. Daftar pustaka
  1. Personality Central. ENTP Leadership [Internet]. [cited 2025 Jul 4]. Available from: 

https://personality-central.com/personality_types/entp-leadership/

  1. Cherry K. ENTP Personality Type and Characteristics [Internet]. Verywell Mind; 2020 [cited 2025 Jul 4]. Available from: https://www.verywellmind.com/the-entp-personality-type-and-characteristics-2795982

  2. ClickUp. Kepemimpinan ENTP: Cara Memanfaatkan Sifat-sifat Anda Secara Maksimal [Internet]. 2023 [cited 2025 Jul 4]. Available from: 

https://clickup.com/id/blog/151624/entp-leadership


g. Lampiran

Pernyataan orisinalitas karya tulis 

Saya menyatakan bahwa seluruh konten dan sumber referensi yang digunakan dalam pengerjaan tugas atau naskah tersebut merupakan hasil karya sendiri dan menggunakan sumber informasi yang valid dan reliabel. Jika ditemukan adanya kecurangan, penggunaan bantuan teknologi dan tindakan plagiasi terhadap pekerjaan orang lain maka saya bersedia mengulang dan pengurangan nilai perilaku.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

WARTA TALENTA PRO PATRIA ET HUMANITATE DI TANAH MINAHASA

INTP-T Sebagai Pemimpin

Logic Champion as a Leader