Pemimpin Kreatif dan Idealis?
Nama : Tivani Herawati Putri
NIM : 21.P1.0049
Pemimpin Kreatif dan Idealis?
Kepribadian INFP: Si Penengah Penuh Idealisme dan Empati
INFP, singkatan dari Introversion (I), Intuition (N), Feeling (F), Perceiving (P), adalah salah satu dari 16 tipe kepribadian dalam Myers-Briggs Type Indicator (MBTI).
Orang dengan kepribadian INFP dikenal sebagai Mediator, Penyair, Idealis, atau Pembela. Mereka digambarkan sebagai individu yang pendiam, penuh perasaan, kreatif, ideal, dan berempati.
Karakteristik Utama INFP:
- Idealis dan Berprinsip: INFP memiliki nilai-nilai yang kuat dan memperjuangkan apa yang mereka yakini. Mereka ingin membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan sering kali terlibat dalam aktivisme atau pekerjaan sosial.
- Kreatif dan Imajinatif: INFP memiliki dunia batin yang kaya dan imajinatif. Mereka pandai mengekspresikan diri melalui seni, musik, menulis, atau bentuk kreatif lainnya.
- Berempati dan Peduli: INFP sangat peka terhadap perasaan orang lain dan mampu memahami perspektif mereka. Mereka senang membantu orang lain dan ingin membuat perbedaan di dunia.
- Pendiam dan Introspektif: INFP lebih suka menghabiskan waktu sendirian untuk merenungkan pikiran dan perasaan mereka. Mereka dapat terkesan pendiam atau bahkan pemalu di lingkungan sosial yang besar.
- Spontan dan Fleksibel: INFP lebih suka menjalani hidup dengan mengalir dan tidak terlalu suka dengan struktur atau aturan yang kaku.exclamation Mereka mudah beradaptasi dengan perubahan dan terbuka terhadap ide-ide baru.
Kekuatan INFP:
- Kreativitas: INFP memiliki imajinasi yang kuat dan mampu menghasilkan ide-ide baru yang inovatif.
- Empati: INFP sangat peka terhadap perasaan orang lain dan mampu memahami perspektif mereka.
- Keterampilan komunikasi yang baik: INFP adalah pendengar yang baik dan mampu mengekspresikan diri dengan jelas dan efektif.
- Kemampuan memecahkan masalah: INFP mampu melihat berbagai sudut pandang dan menemukan solusi kreatif untuk masalah yang rumit.
- Dedikasi: INFP sangat berdedikasi pada nilai-nilai dan tujuan mereka.
Kelemahan INFP:
- Overthinking: INFP dapat terjebak dalam pemikiran berlebihan dan terlalu khawatir tentang hal-hal kecil.
- Perfeksionisme: INFP memiliki standar yang tinggi untuk diri mereka sendiri dan orang lain, yang dapat menyebabkan stres dan kekecewaan.
- Kesulitan dalam pengambilan keputusan: INFP dapat kesulitan dalam membuat keputusan karena mereka mempertimbangkan semua pilihan dengan cermat.
- Ketidaktegasan: INFP mungkin enggan untuk menyuarakan pendapat mereka atau membela diri karena mereka tidak ingin menyakiti perasaan orang lain.
- Sensitivitas terhadap kritik: INFP dapat mudah terluka oleh kritik, terutama jika mereka merasa itu tidak adil atau tidak berdasar.
Gaya Kepemimpinan INFP: Memimpin dengan Idealisme, Empati, dan Kreativitas
INFP, si Mediator, dikenal sebagai individu yang penuh ide, berempati, dan kreatif. Gaya kepemimpinan mereka mencerminkan sifat-sifat ini, menciptakan lingkungan kerja yang inspiratif, mendukung, dan berfokus pada orang lain.
Berikut beberapa ciri khas kepemimpinan INFP:
- Visi yang Kuat: INFP memiliki visi yang jelas dan inspiratif tentang apa yang ingin mereka capai. Mereka mampu mengartikulasikan visi ini dengan cara yang memotivasi orang lain untuk mengikuti mereka.
- Kepemimpinan yang Otentik: INFP memimpin dengan integritas dan keaslian. Mereka adalah pemimpin yang dapat dipercaya dan dihormati oleh pengikut mereka.
- Berfokus pada Orang Lain: INFP peduli terhadap kesejahteraan pengikut mereka. Mereka menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan inklusif di mana setiap orang merasa dihargai dan didengar.
- Komunikasi yang Efektif: INFP adalah komunikator yang baik. Mereka mampu mendengarkan dengan penuh perhatian dan menyampaikan ide-ide mereka dengan jelas dan ringkas.
- Kreatif dan Inovatif: INFP selalu mencari cara baru dan lebih baik untuk melakukan sesuatu. Mereka mendorong kreativitas dan inovasi dalam tim mereka.
- Memperjuangkan Keadilan: INFP memiliki komitmen yang kuat terhadap keadilan dan kesetaraan. Mereka tidak takut untuk menyuarakan pendapat mereka dan melawan ketidakadilan.
Beberapa contoh gaya kepemimpinan INFP yang terkenal:
- Nelson Mandela: Pemimpin anti-apartheid Afrika Selatan yang terkenal dengan visinya tentang rekonsiliasi dan persatuan.
- Carl Jung: Psikolog Swiss yang terkenal dengan karyanya tentang arketip dan ketidaksadaran kolektif.
- J.K. Rowling: Penulis seri Harry Potter yang terkenal dengan imajinasi dan kreativitasnya yang luar biasa.
- Malala Yousafzai: Aktivis pendidikan Pakistan yang terkenal dengan perjuangannya untuk hak pendidikan bagi anak perempuan.
Tipe kepribadian INFP, si Mediator, memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin yang efektif dalam fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk kegiatan lintas program penanganan TB-HIV. Kekuatan idealisme, empati, dan kreativitas mereka dapat membantu mereka untuk:
1. Membangun Kolaborasi Lintas Program:
- INFP dapat memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi yang efektif antara tim TB dan tim HIV, mendorong mereka untuk bekerja sama secara sinergis untuk mencapai tujuan bersama.
- Keterampilan komunikasi yang baik dan kemampuan mendengarkan yang aktif dari INFP dapat membantu mereka untuk menjembatani perbedaan antar tim dan membangun rasa saling percaya.
- Kreativitas mereka dapat membantu mereka untuk menemukan solusi inovatif untuk tantangan yang muncul dalam kolaborasi lintas program.
2. Meningkatkan Kualitas Layanan Pasien:
- Empati INFP yang kuat memungkinkan mereka untuk memahami kebutuhan dan perspektif pasien, baik dengan TB maupun HIV.
- Pendekatan yang berpusat pada pasien ini dapat membantu INFP untuk memberikan layanan yang lebih holistik dan berbelas kasih kepada pasien.
- Keterampilan komunikasi yang baik dari INFP dapat membantu mereka untuk menjelaskan informasi yang kompleks dengan cara yang mudah dipahami pasien, meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan dan hasil kesehatan.
3. Meningkatkan Advokasi dan Keterlibatan Masyarakat:
- Idealisme INFP dapat mendorong mereka untuk mengadvokasi program TB-HIV dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan, pengujian, dan pengobatan.
- Kreativitas mereka dapat membantu mereka untuk mengembangkan strategi advokasi dan keterlibatan masyarakat yang inovatif dan efektif.
- Empati mereka dapat membantu mereka untuk terhubung dengan komunitas dan membangun kepercayaan serta dukungan untuk program TB-HIV.
4. Memimpin dengan Integritas dan Otentisitas:
- INFP dikenal dengan integritas dan keaslian mereka, yang dapat membantu mereka untuk membangun kepercayaan dengan staf, pasien, dan pemangku kepentingan lainnya.
- Kepemimpinan otentik mereka dapat menginspirasi orang lain untuk mengikuti dan berkomitmen pada tujuan bersama.
- Nilai-nilai yang kuat dari INFP dapat memandu pengambilan keputusan mereka dan memastikan bahwa program TB-HIV dijalankan secara etis dan bertanggung jawab.
Tantangan dan Pertimbangan:
- Kecenderungan untuk overthinking dapat menghambat pengambilan keputusan INFP. Penting bagi mereka untuk mengumpulkan informasi yang cukup dan mempertimbangkan berbagai perspektif sebelum membuat keputusan.
- Kesulitan dalam pengambilan keputusan dapat membuat INFP ragu-ragu untuk mengambil tindakan. Penting bagi mereka untuk mengembangkan strategi untuk mengatasi keraguan diri dan bergerak maju dengan keyakinan.
- Sensitivitas terhadap kritik dapat membuat INFP mudah terluka oleh umpan balik negatif. Penting bagi mereka untuk mengembangkan ketahanan dan belajar dari kritik secara konstruktif.
Kesimpulan:
Model kepemimpinan INFP dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan program TB-HIV di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Dengan memanfaatkan kekuatan dan mengatasi kelemahan mereka, INFP dapat menjadi pemimpin yang efektif yang meningkatkan kolaborasi, meningkatkan kualitas layanan pasien, meningkatkan advokasi dan keterlibatan masyarakat, dan memimpin dengan integritas dan otentisitas.
Penting untuk dicatat bahwa ini hanya gambaran umum. Setiap individu INFP berbeda, dan ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi gaya kepemimpinan mereka. Fasilitas kesehatan harus memberikan dukungan dan pelatihanyang diperlukan bagi INFP untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka dan mencapai potensi penuh mereka sebagai pemimpin.
Sumber :
- The 16 MBTI® Personality Types [Internet]. [dikutip 6 Juli 2024]. Tersedia pada: https://www.myersbriggs.org/my-mbti-personality-type/the-16-mbti-personality-types/
2. The Leadership Behaviors of Introverted Feeling Perceiving (INFP) Type Individuals
3. Authentic Leadership and the Myers-Briggs Type Indicator (MBTI): An Exploratory Study
4. Myers-Briggs Type Indicator and Leadership: A Review


Komentar
Posting Komentar