ISTP Menjadi Pemimpin

Ariel Christopher 21.P1.0038

Latar Belakang Personal 


    Kepeminpinan yang efektif dimulai dengan memahami karakter diri sendiri. Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) merupakan salah satu instrumen yang sering digunakan untuk melihat kecenderungan karakter seseorang.1 Kepribadian ISTP (Introverted, Sensing, Thinking, Perceiving) sering dikenal sebagai “Virtuoso” merupakan individu yang dikenal inovatif, praktis dan langsung dalam menghadapi suatu tantangan. Individu dengan kepribadian ini berorientasi pada solusi dengan cara yang efektif dan berfokus pada hasil. Kepribadian ini biasanya toleran dan fleksibel, lebih memilih untuk menjadi pengamat yang tenang yang menganalisis situasi dengan cermat yang tidak mencampuri urusan orang lain kecuali ada masalah yang muncul.  Namun, terdapat beberapa kekurangan yang biasanya ada pada individu dengan kepribadian ini seperti kurang peduli dengan perasaan orang lain dan kecenderungan untuk bekerja sendirian dibandingkan dengan tim.2,3


Model Kepemimpinan dan Aplikasi Pada FKTP untuk Kegiatan Lintas Program Penanganan TB-HIV


    Terdapat tiga tipe kepemimpinan menurut Kurt Lewin, yaitu otokratik, demokratik dan laissez-faire. Dalam kepemimpinan otokratik pemimpin memegang kontrol penuh terhadap tim. Individu dengan ISTP dapat menerapkan dalam situasi yang memerlukan kepemimpinan yang tegas dan efisien tanpa melibatkan banyak diskusi atau negosiasi. Tipe kepemimpinan demokratis berusaha untuk melibatkan pendapat semua pihak yang terlibat dan membuat keputusan berdasarkan suara mayoritas. Namun, tipe kepemimpinan ini kurang cocok dengan kepribadian ISTP karena kecenderungan untuk bekerja secara mandiri. Tipe kepemimpinan laissez-faire, pemimpin memberikan kebebasan penuh kepada anggota tim untuk membuat keputusan dan menyelesaikan tugas mereka. Individu dengan tipe kepribadian ISTP dapat menerapkan tipe kepemimpinan ini karena kepribadian ini cenderung untuk tidak mencampuri urusan orang lain.

    Oleh sebab itu seorang pemimpin dengan kepribadian ISTP dapat menerapkan tipe kepemimpinan laissez-faire sebagai pendekatan utama namun dapat dikombinasikan dengan tipe otokratik. Aplikasi model kepemimpinan ini dalam penanganan TB-HIV di FKTP mencakup:

  • Advokasi: Pemimpin memberikan kebebasan pada tim untuk merancang dan melaksanakan kegiatan advokasi tetapi pemimpin tetap mengarahkan tim untuk fokus pada sasaran dan menyusun rencana strategis untuk mencapainya.
  • Penguatan Tim: Pemimpin memberi kepercayaan dan dukungan terhadap ide anggota tim dan dapat mengambil Tindakan tegas jika ada ketidakpastian dalam tim.
  • Koordinasi Lintas Sektor: Pemimpin membangun dan memelihara komunikasi yang efektif dengan pihak lain untuk memastikan hasil yang diinginkan dapat tercapai
  • Kolaborasi Interprofesional: Anggota tim dapat berkolaborasi dengan berbagai professional kesehatan dan pemimpin dapat memberikan arahan yang spesifik terkait
  • Monitoring: Pemimpin melakukan monitoring program dengan tegas dan memastikan bahwa prosedur yang dilakukan efektif untuk permasalahan yang ada.
  • Evaluasi: Pemimpin melakukan evaluasi program sesuai dengan target dan keberhasilan program terhadap penangan penyakit

Terdapat tantangan yang dapat muncul dalam implementasian tipe kepemimpinan dalam penangan TB-HIV, antara lain:

  • Kurangnya keterampilan dan pengalaman anggota tim: dalam implementasi kepemimpinan laissez-faire dibutuhkan anggora yang berpengalaman untuk dapat mendukung keberhasilan program.
  • Perbedaan implementasi: tiap anggotan tim mengimplementasikan strategi yang berbeda-beda untuk penanganan TB-HIV
  • Keterbatasan sumber daya baik dari tenaga kesehatan maupun infrastruktur yang tersedia
Namun terdapat beberapa peluang yang dapat muncul dalam aplikasi tipe kepemimpian ini seperti:
  • Peningkatan inovasi dan krativitas tim
  • Responsif terhadap perubahan
  • Pemberdayaan individu
  • Pengembangan tim
Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari tantangan yang dapat terjadi, antara lain:
  • Memberikan pelatihan dan pengembangan pengetahuan tentang penanganan TB-HIV
  • Pengembangan panduan dan protokol yang jelas agar tidak terjadi perbedaan penanganan antara tiap individu
  • Evaluasi secara rutin
  • Komunikasi dan kolaborasi antara pemimpin dan anggota tim
Aplikasi pada FKTL untuk Peningkatan Mutu

    Kepemimpinan tidak hanya diimplementasikan pada penanganan penyakit pada FKTP namun juga diterapkan pada rumah sakit untuk dapat meningkatkan mutu khususnya untuk keselamatan pasien dan petugas. Gabungan kepemimpinan laissez-faire dan otokratik dapat mendukung peningkatan mutu dengan meningkatkan kreativitas dan inovasi, meningkatkan komunikasi dan kerja tim, dan meningkatkan motivasi.
    Dalam aspek keselamatan pasien salah satunya yaitu komunikasi efektif implementasi kepemimpinan dapat diaplikasikan untuk dapat memberikan kebijakan dan prosedur yang jelas terkait dengan standar komunikasi yang harus dipatuhi oleh semua staf. Namun, pemimpin dapat memberikan kebebasan kepada tim untuk mengembangkan nisiatif dalam meningkatkan komunikasi efektif di antara staf medis dan pasien. Tantangan yang dapat dihadapi dalam komunikasi efektif seperti komunikasi yang tidak lancar antara petugas medis yang menyebabkan terhambatnya informasi dan juga informasi medis yang mungkin terlalu kompleks yang dapat menyebabkan kebingungan pada pasien. Peluang yang dapat muncul seperti penggunaan teknologi untuk efisiensi komunikasi misalnya rekam medis elektronik atau aplikasi kesehatan. Untuk menghindari tantangan yang ada dapat dilakukan upaya antisipatif seperti protokol komunikasi, pelatihan komunikasi terhadap tenaga kesehatan, dan integrasi teknologi

Pengetahuan terhadap karakter diri sendiri penting untuk dapat menentukan tipe kepemimpinan yang akan digunakan untuk mempinpin. Penting untuk mempertimbangkan tipe kepemimpinan baik dari kondisi apakah hal tersebut darurat dan ketersediaan anggota tim. Jika kepemimpinan disesuaikan dengan ha tersebut maka program dapat berjalana dengan lancar.


Sumber:

 1. Watland DKH. The Myers-Briggs Type Indicator as a Tool for Leadership Development in Management Education Programs: What’s Type Got to Do with It? 2009;

2. ISTP Personality (Virtuoso) | 16Personalities [Internet]. [cited 2024 Jul 7]. Available from: https://www.16personalities.com/istp-personality

3. The 16 MBTI® Personality Types [Internet]. [cited 2024 Jul 7]. Available from: https://www.myersbriggs.org/my-mbti-personality-type/the-16-mbti-personality-types/

4. Lintar Bias Pakarti. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN LAISSEZ-FAIRE DAN OTOKRATIS TERHADAP KINERJA KARYAWAN GENERASI MILLENNIAL STUDI PADA KARYAWAN UBLIXMEDIA. 2021;

5. Khan A, Tidman DrMM. Impacts of Transformational and Laissez-Faire Leadership in Health. ijmsci. 2021;8:5605–9.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WARTA TALENTA PRO PATRIA ET HUMANITATE DI TANAH MINAHASA

INTP-T Sebagai Pemimpin

Logic Champion as a Leader